info bekasiSejarah

Mencekam! Ini Dia Alasan Pembakaran Patung Lele di Kota Bekasi

1.41Kkali dibaca

Halo Bekasinians!

Warga lama Kota Bekasi pasti udah gak asing lagi kan dengan Patung Lele? Iya, patung yang berada di tengah-tengah antara Stasiun Bekasi dan RSUD Kota Bekasi ini sekarang tinggalah sebuah kenangan. Pasalnya, pada tahun 2002 patung ini dibakar oleh warga Kota Bekasi sendiri loh. 😯

Waduh kira-kira kenapa ya? Kamu tau gak nih alasannya kenapa?? Yaudah kalau gak tau, Minbek kasih tau deh. Yuuuk simak cerita Minbek kali ini yah!

Awal Mula Pembangunan Patung Lele

Dilansir dari bekasi.pojosatu.id, Patung Lele ini dibangun pada era Orde Baru tepatnya pada tahun 1995, pada masa jabatan Bupati Moch. Djamhari. Pada tahun tersebut simbol-simbol hewan dan tanaman kerap mendominasi lingkup ruang publik, oleh karena itu Bupati Moch. Djamhari mengusulkan untuk membangun Patung Lele. Patung Lele ini sebenarnya tidak hanya berbentuk lele saja, tapi juga berbentuk kecapi. Namun masyarakat Bekasi saat itu mengenalnya dengan sebutan Patung Lele.

Gambar 1. Patung Lele pada tahun 1995

Pada tahun 1997 terdapat protes terhadap patung tersebut oleh Badan Kekeluargaan Masyarakat Bekasi (BKBM). Mereka merasa bahwa patung tersebut tidak mencerminkan masyarakat Bekasi itu sendiri. Mereka menganggap bahwa lele merupakan binatang yang rakus, karena pemakan segalanya.  Begitu juga dengan kecapi. Buah kecapi ini banyak tumbuh di tanah Bekasi dengan harganya yang terbilang murah. Dari situlah mereka berpikir, patung tersebut merendahkan masyarakat Bekasi sendiri. Karena itu, mereka melakukan aksi protes kepada Bupati Moch. Djamhari untuk membongkar patung tersebut.

Kejadian Pembakaran Patung Lele

Aksi protes yang dilakukan oleh BKBM tidak ditanggapi oleh Bupati Moch. Djamhari. Mereka kemudian melayangkan protes kepada Wali Kota Bekasi, Nonon Sonthani yang saat itu tengah menjabat. Setelah adanya protes besar-besaran oleh BKBM, turunlah Surat Keputusan (SK) untuk membongkar patung Lele tersebut. Meski SK sudah diturunkan, namun nyatanya patung tersebut belum juga dibongkar.

Mengetahui patung tersebut belum dibongkar juga, Salah seorang pengurus BKBM mengusulkan untuk membakar patung ini setelah segala masukan dari rakyat Bekasi tak kunjung didengar. Setelah adanya usulan tersebut akhirnya Patung itu dibakar oleh salah satu pengurus BKBM bersama dengan rakyat Bekasi yang juga tidak setuju.

Akibat aksinya tersebut oknum-oknum yang membakar patung lele ditangkap oleh Kepolisian Resor Bekasi. Kemudian pasca pembakaran patung lele itu, pemerintah belum berinisiatif membuatkan kembali sebuah tugu di sana. Setelah beberapa tahun berselang, tepatnya pada musyawarah masyarakat tahun 2014, perwakilan pemuda Kota Bekasi mengusulkan untuk membangun sebuah tugu berbentuk bambu runcing yang bermakna sebuah perjuangan, hingga akhirnya tugu tersebut menjadi ikon baru Kota Bekasi.

 

 

Nah itu dia Bekasinians sejarah tentang pembakaran Patung Lele yang sempat menjadi ikon Kota Bekasi. Gimana udah tau kan alesannya kenapa Patung Lele ini digantikan, kasih tau pendapat kamu tentang cerita ini di komen yaa! 😉

Sampai jumpa di post berikutnya Beks, dadahh! 👋

 

Penulis: Dian Riska Khairunnisa

Editor: Irza Fauzan

Leave a Response

Irza Fauzan
Intern Content Writer buat Bekasi Keren, suka makan burger, burger, dan burger.