info bekasi

Hari Pangan Sedunia : Ketahanan Pangan di Kota Bekasi di Mulai Dari Tingkat RW

292kali dibaca

Hallo Bekasininas!

Sejak tahun 1945, Tanggal 16 Oktober diperingati sebagai hari pangan sedunia setiap tahunnya. Diperayaannya yang ke 75 tahun ini, FOA (Food and Agriculture Organization) selaku organisasi pangan sedunia,mengangkat tema “Tanam, Plihara, Lestarikan Bersama”. Tema ini diambil dengan harapan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat dan juga pemerintah untuk meningkatkan perhatiannya terhadap gerakan tanam.

Bekasi telah berupaya membangun ketahanan pangan dengan gerakan tanam dari tingkat terbawah yakni Rukun Warga (RW). Selain itu juga pemerintah kota telah lama mensosialisasikan program hidroponik kepada masyarakat guna memanfaatkan lahan sempit untuk menanam dan diharapkan menjadikan masyarakat lebih produktif atau paling tidak bisa memenuhi pangan yang dibutuhkannya.

Salah satu RW yang telah sukses menjalankan program ketahanan pangan dengan gerakan tanam ini adalah RW 14 Kelurahan Perwira, Bekasi Utara. Mereka telah mampu mengakses dan memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri. Berbekal dengan budaya gotong royong dari masyarakat setempat RW 14 Kelurahan Perwira mampu membangun dan menjaga ketahanan pangan bagi lingkungannya sendiri.

Dikepalai oleh Bapak Bambang selaku ketua RW dan juga Kelompok Wanita Tani (KTR) yang dikepalai oleh Ibu Ratna, RW 14 Kelurahan Perwira memiliki program yang mengajak warga setempat untuk melakukan beragam aktivitas yang dapat membantu warganya dalam segi ketahanan pangan. Program yang dijalankan antara lain seperti : menanam tanaman obat, menanam sayur mayur dengan cara hidroponik, ternak lele dengan metode dumber, komposter, dan lain-lain.

Hirdroponik di RW 14 Kelurahan Perwira

Program-program ini kemudian di kelola sebaik mungkin hingga akhirnya menguntungkan dan mendapatkan penghasilan yang digunakan untuk kepentingan warga setempat. Sayur mayur dari hasil hidroponik yang telah di panen selain dikonsumsi pribadi, juga dijual ke warga setempat dengan harga terjangkau. Tak hanya itu, sebagian hasil panen juga ada yang dimanfaatkan oleh ibu-ibu KTR untuk dijadikan makanan olahan seperti jus sayur, brownis kale, dan pizza sayur.

Produk Jus Sayuran hasil Hidroponik

Beks, kalian mau tau informasi RW Mandiri di Kelurahan Perwira lebih banyak lagi? Tunggu  di Youtube Channel kita ya! Dadaaaah 👋🏻

Penulis : Nia Aulia Kurniati
Editor : Nilam Baiduri

Leave a Response

Nia Aulia

Nia Aulia

Social Media Specialist