Informasi

Ketahui Ini! Perbedaan Reseller dan Dropshipper untuk Kamu yang ingin Bisnis Online

53kali dibaca

Hai Bekasinians!

Buat kamu yang lagi memulai bisnis ada banyak pilihan yang bisa dicoba, salah satunya yang sedang populer adalah reseller dan dropship.

Tapi masih banyak orang yang bingung apa sih perbedaan reseller dan dropship?

Sekilas keduanya sama tapi sebenarnya beda loh. Nah supaya kamu gak bingung lagi, Minbek kasih tahu nih perbedaannya. Simak yang berikut ini ya!

1. Sistem Mendapatkan Barang Berbeda

Sumber: orderharmony.com

Reseller dan dropship artinya menjualkan barang orang lain, namun cara kerjanya saja yang berbeda. Kalau reseller harus membeli barang dahulu ke supplier, setelah itu baru melakukan transaksi dengan pelanggan. Sedangkan dropship kamu hanya perlu menjadi pihak ketiga dan kamu gak perlu beli barang lebih dulu ke supplier.

2. Keperluan Modal yang Berbeda

Sumber: lawgo.id

Kalau tentang modal, reseller dan dropship cukup signifikan nih bedanya. Reseller perlu modal yang lebih besar daripada dropship karena perlu membeli barang terlebih dahulu ke supplier dan bahkan ada minimal pembelian juga, biasanya reseller harus membeli barang secara grosir.

Nah kalau dropship kamu gak perlu keluar modal banyak, karena hanya menawarkan barang ke konsumen. Sehingga hanya perlu modal handphone, kuota internet, atau pulsa untuk menjalankan bisnis dropship.

3. Resiko yang Dihadapi

Sumber: analisafundamental.com

Namanya bisnis pasti resiko sudah umum dialami, begitu juga dengan menjadi reseller dan dropship.

Resiko utama dropship adalah apabila barang gak tersedia di supplier seperti kamu sudah saling setuju dengan pesanan namun ternyata supplier tidak menyediakan stok, mau gak mau kamu harus membatalkan pesanan tersebut.

Sedangkan reseller, resikonya adalah barang kamu tidak terjual karena sudah terlanjur beli barang untuk persediaan tetapi belum ada konsumen yang membeli, mau gak mau kamu perlu banting harga agar bisa cepat terjual.

4. Kelebihan dan Kekurangan

 

Sumber: exrush.com

Kalau kamu ingin menjadi reseller kelebihannya adalah gampang untuk mengetahui stok dan bisa mengontrolnya serta bisa paham kondisi produk secara langsung, sedangkan kekurangannya modal yang perlu kamu keluarkan cukup besar dan perlu kamu kemas sendiri dan menanggung kerugian kalau barang tidak laku.

Kalau kamu ingin menjadi dropship kelebihannya adalah modal yang kamu keluarkan tidak perlu banyak namun kekurangan yang dihadapi adalah kamu tidak mengetahui secara detail kondisi barang.

Nah Beks, dengan mengetahui perbedaan dropship dan reseller kamu jadi lebih paham tentang sistem kerjanya. Kamu pun bisa memutuskan apa jenis bisnis yang cocok untuk kamu. Selamat mencoba!

 

Penulis: Salsabila Wikan Paramitha

Editor : Nia Aulia

Leave a Response