Uncategorized

Hari Perempuan Internasional: Perjuangan Perempuan untuk Kesetaraan Gender

61kali dibaca

Hai Bekasinians,

Tepat hari ini tanggal 8 Maret diperingati sebagai International Women’s Day (IWD) atau Hari Perempuan Internasional. Hari peringatan ini merupakan momentum bagi para perempuan untuk menyuarakan hak nya dan merayakan pencapaian dari segala aspek.

Tahun ini, Hari Perempuan Internasional mengangkat tema #ChooseToChallenge, tema ini diangkat sebagai penegasan bahwa perempuan dapat memilih dan menyarakan ketidaksetaraan gender.

Tapi kamu tahu gak sih beks, kenapa ada Hari Perempuan Internasional? Kala itu, terdapat banyak kasus penindasan terhadap buruh perempuan di Amerika. Sehingga mengakibatkan para buruh perempuan melakukan aksi unjuk rasa pada 8 Maret 1909 di New York City.  Aksi ini dirintis oleh kaum sosialis di Amerika, yang bermula karena adanya tindakan semena-mena dan upah rendah bagi buruh perempuan.

Lalu berdasarkan deklarasi yang dilakukan oleh Partai Sosialis Amerika pada tahun 1909, Hari Perempuan Internasional diperingati tanggal 28 Februari. Namun hari peringatan perempuan sedunia ini mengalami beberapa pergantian tanggal. Setelah dilakukan diskusi dari beberapa pihak, akhirnya Hari Perempuan Internasional disepakati pada tanggal 8 Maret.

Pada tahun 1975 untuk pertama kalinya Hari Perempuan Internasional dirayakan oleh PBB. Pada tahun 1996, PBB mengumumkan tema tahunan pertama, yaitu “Celebrating the Past, Planning for the Future”, dan diikuti dengan “Women and Human Rights” pada tahun 1998 dan “World Free of Violence Againts Women” di tahun 1999.

Dilansir dari situs internationalwomensday.com, di tahun 2001, Hari Perempuan Internasional kembali eksis. Sejak saat itu hingga saat ini, Hari Perempuan Internasional difokuskan untuk merayakan dan menunjukkan pencapaian wanita sambil terus menyerukan kesetaraan gender.

Penulis: Salsabila Wikan Paramitha

Editor: Nia Aulia K.

Leave a Response