Sejarah

Sejarah Mustika Jaya: Dulu Desa, Sekarang Kecamatan

69kali dibaca

Hai Bekasinians,

Siapa nih yang rumahnya di Mustika Jaya? Sekarang MinBek mau kulik nih tentang cerita dibalik Mustika Jaya. Kalian udah tau belum kalau awalnya Mustika Jaya itu adalah sebuah Desa? Nah MinBek kasih tahu nih dahulu Mustika Jaya adalah sebuah desa yang bernama Babakan Sumur Keramat yang memiliki arti peristirahatan.

Lalu desa tersebut mengalami perluasan wilayah yang dikenal sebagai Mustika Sari, namun saat ini sudah berubah menjadi sebuah kelurahan bernama Padurenan, Kelurahan Mustika Jaya, Kelurahan Mustika Sari, dan Kelurahan Cimuning.

Balik lagi ke tahun 1958 saat itu banyak orang perantauan memasuki desa, dan perantuan itu adalah salah satu pasukan Kesultanan Mataram yang bernama Eyang Jaya Kusuma dan ternyata beliau berpencar dari pasukannya karena ingin menghindari serangan pasukan dari Belanda.

Lalu Eyang Jaya Kusuma coba melarikan diri ke Desa Babakan dan ia jadikannya desa itu sebagai tempat peristirahatan, hingga pada saat itu setelah ingin meninggalkan desa ia meninggalkan sebuah tanda keberadaannya dengan cara menyangkutkan tongkat di pohon beringin.

Pohon beringin tempat Eyang Jaya Kusuma tancapkan tongkat / Sumber: nabilarizkiwati.blogspot.com

Lalu tidak lama kemudian, Eyang Jaya Kusuma wafat karena ditembak oleh tentara Belanda, dan karena beliau merupakan orang yang sakti, maka Mustaka (kepala) dan Tubuhnya saat itu terlempar jauh dan juga terpisah.

Hingga pada wafatnya tubuh Eyang Jaya Kusuma dimakamkan di tempat ia ditembak yaitu di Kampung Keramat, sedangkan mustakanya dimakamkan di Jl. Keramat Lebak.

Daerah makam mustakanya Eyang Jaya Kusuma / Sumber: nabilarizkiwati.blogspot.com

Selain itu Eyang Jaya Kusuma juga diketahui punya mustika atau pusaka di tempat peristirahatannya dan pada akhirnya disana dinamanya Mustika Jaya dan kini berubah menjadi sebuah kecamatan. Nama tersebut berasal dari peninggalannya Eyang Jaya Kusuma atau disebut Mustikanya Jaya Kusuma.

 

Penulis: Salsabila Wikan Paramitha

Editor :Nia Aulia

Leave a Response