Uncategorized

Hari Kartini: Tangguh & Inspiratif, Sosok Kartini di Kota Bekasi

112kali dibaca

Hai Bekasinians!

Selamat Hari Kartini!

R.A Kartini merupakan sosok panutan bagi perempuan di Indonesia. Ia adalah seorang tokoh dan pahlawan nasional yang dikenal melalui pemikiran atas bagaimana perempuan dapat memiliki kesempatan dan hak yang sama dengan pria.

Nah dalam semarak hari-nya para wanita di Indonesia, MinBek akan mengulas para perempuan hebat dari Bekasi yang telah mencatatakan prestasi. Akan ada 4 sosok yang akan dibahas, penasaran siapa saja? Simak artikel ini yuk!

 

***

1. Supeni – Lifter Tangguh dan Penuh Sportifitas 

Sosok Kartini dari Bekasi pertama adalah Supeni, atlet angkat besi perempuan dari Bekasi!

Ibu Supeni Semasa Menjadi Atlet. Sumber: Dokumentasi Pribadi Narasumber.

Berdasarkan wawancara yang Bekasi Keren lakukan, Beliau bercerita mengenai awal mula ketertarikannya dalam angkat besi. Hal ini bermula dari dorongan dan peran sekolah yang memintanya untuk mencoba berkompetisi melalui lomba minat bakat sampai akhirnya ia masuk ke dunia atletik.

Lalu, pada tahun 1990 Supeni mulai melirik angkat besi karena merasa bidang tersebut lah yang cocok baik secara fisik maupun tingkat kompetisi bagi beliau.

Foto ketika Ibu Supeni sudah menjadi pelatih. Rio 2016 Summer Olympics, Rio de Janeiro. Sumber: Dokumentasi Pribadi Narasumber

Dengan usaha dan latihan yang keras Supeni pernah memenangkan mendali perak pada kegiatan Asean Games tahun 1994.

Supeni menjadi seorang atlet selama 20 tahun, dari 1990 hingga 2010 dan lanjut fokus melatih para atlet-atlet muda baik atlet perempuan ataupun laki-laki setelah selesai dari dunia atlet.

Menurut beliau, angkat besi merupakan olahraga dengan seni dan keindahan tersendiri. Dalam rangka Hari Kartini, beliau menyampaikan nilai penting bahwa tujuan utama dalam berolahraga adalah untuk sehat dan juga melawan ego pribadi, Beks!

“Berolahraga angkat besi merupakan ajang untuk belajar melawan diri sendiri, dan hal itu berdampak pada aspek lain dalam kehidupan kita,” ujar Ibu Supeni.

 

2. Puji Astuti, Menikmati Proses dan Perjalanan – Kanit Binkamsa.

Penampilan polwan yang rapih dan gagah mendorong Puji bercita-cita menjadi seorang polisi. Berbekal semangat itu, Puji pergi ke Semarang untuk menjadi polisi.

Sebelum akhirnya terjun di Binkamsa, perjalanan karir Bu Puji pun beragam. Mulai dari asisten pribadi, lalu lintas, PPA, kembali ke lalu lintas, humas, lalu staf pendidik. Hingga akhirnya dapat penghargaan saat menjadi Kanit Binmas Polsek Bekasi Selatan dan lalu menjadi Kanit Binkamsa saat ini.

Bergelut di bidang kemasyarakatan, banyak kisah unik yang dialami oleh Puji, namun ia tetap dengan sabar dan memberikan pelayanan terbaik sepenuh hati.

“Belajar dan berlatih. Itu hal yang utama. Jangan langsung nyerah saat gagal. Saya dulu daftar polisi dua kali dan perwira dua kali. Jadikan kegagalan itu pelajaran dan langsung bangkit lagi.”

3. Lestya Dewi Ratnawati – Ide Cemerlang dari yang “Bekas”

Ibu Lestya (kiri). Sumber: cendananews.com

Lestya menginisiasi Sanggar Sahabat Sampah sebagai upaya untuk mengubah sampah yang tidak laku di pasaran menjadi karya seperti busana festival dan ecobrick. Niat baik tersebut telah dimulai sejak tahun 2014.  Pada tahun 2019, semua kostum yang ada di festival HUT Kota Bekasi adalah kreasi dari Sanggar Sahabat Sampah, loh Beks!

Selain itu, ada juga bank sampah yang dikelola bernama Sahabat Sampah. Berkat ide tersebut, Ibu Lestya pun diberi penganugrahan Wanita Inspiratif pada tahun 2019. Semangat untuk mencintai lingkungan dan mempelopori gerakan merupakan nilai penting yang dapat kalian contoh dari Ibu Lestya, Beks!

Hasil Kreasi Sahabat Sampah di Festival BRI Jaman Now 2018. Sumber : jakarta.tribunnews.com

 

4. Grand Master Internasional Pertama – Irene Sukandar

Sosok yang menjadi terkenal ke general public melalui channel podcast pesohor negeri ini ternyata asal Bekasi loh, Beks! Irene Sukandar merupakan pecatur Indonesia pertama sebagai Grand Master Internasional Wanita pada tahun 2008.

Sosok Irene Sukandar. Sumber: rri.co.id

Perempuan yang bersekolah di SMP Negeri 16 Narogong ini memulai karir pecaturannya sejak SMP, loh! Saat Sea Games tahun 2003 Ia terbang ke Vietnam sebagai salah satu perwakilan Indonesia dan berhasil meraih dua medali perak saat itu. Ia pun tetap stabil dalam bidang akademik. Ia pun menyelesaikan S1 di Universitas Gunadharma dan S2 di Webster University, Amerika Serikat full dari beasiswa yang didapatkannya atas prestasi selama ini.

Darinya, kita bisa belajar bahwa kita tetap bisa balance menempuh pendidikan sekaligus mencetak prestasi di luar bidang akademik. Ketika dua hal tersebut kita jalani dengan gigih, justru itu dapat membantu kita menjadi lebih sukses lagi!

 

***

 

Nah, gimana Beks? Semoga pembahasan hari ini memberikan banyak informasi dan inspirasi bagi kalian, ya. Sekali lagi selamat Hari Kartini terutama bagi kamu perempuan Bekasi! Terus semangat mencetak prestasi di bidang apapun yang kalian minati sebagai perempuan yang hebat.

 

Penulis : Yasmin Mumtaz

Editor : Nia Aulia

Leave a Response