Uncategorized

Cerita Malam Jumat : Si Sosok Penjaga Perpustakaan

118kali dibaca

Hai Bekasinians!

Balik lagi di Kamis Misteri, kali ini MinBek bakal bawain cerita horror di perpustakaan kampus. Kalian pernah ngalamin? Langsung aja simak cerita hari ini!

***

Sekarang jam sudah menunjukkan pukul 22.15. Aku baru saja kembali dari kerja kelompok bersama teman-temanku diperpustakaan kampus. Rasanya lelah sekali sampai suasana hati ku rasanya tidak karuan. Aku pun memutuskan untuk pulang bersama teman ku Rudi.

Di tengah perjalanan pulang, aku yang tiba-tiba saja teringat akan suatu hal sontak berhenti melangkah dan menepuk jidat kencang.

“Dinar, kamu kenapa?” Tanya Rudi yang tertegun melihat tingkahku.

“Rud, aku baru inget, buku yang aku pinjam dari perpustakaan tadi tertinggal di meja tempat kita kerja kelompok” jelas ku kepada Rudi.

“Terus gimana? Apa mau balik lagi aja ke kampus?” Ujar Rudi kepada ku

Aku terdiam berfikir beberapa saat. Kalau aku tidak mengambilnya sekarang besok pagi pasti buku itu akan hilang dan aku harus denda karena menghilangkan bukunya.

Dengan setengah tak enak hati aku pun mengiyakan tawaran Rudi.

“Hm… gapapa nih Rud?”

“Santai aja nar, ku anter yuk.”

***

Aku dan Rudi memutuskan untuk kembali ke kampus. Saat ini kami hampir sampai. Terlihat gedung kampus yang sudah gelap dan tidak ada orang.

“Kamu tunggu sini aja Rud, biar aku yang ke dalem” ujar ku kepada Rudi.

“Aku anter aja Nar. Kalo kamu kenapa-napa gimana?” Balas Rudi

“gapapa, aku bakal cepat kok. Lagian kan gak jauh. Kamu tunggu sini aja ya” aku pun meninggalkan Rudi di depan pintu masuk gedung kampus tanpa memperdulikan kata-katanya.

***

Aku berjalan menyusuri lorong yang gelap. Sebenarnya perpustakaan tidak terlalu jauh dari pintu masuk tapi karena suasana malam dan sepi yang mencekam membuat lorong ini terasa begitu panjang.

Wussh…

Angin yang entah dari mana tiba-tiba menghantam wajahku. Seketika bulu kuduk ku berdiri. Aku mulai menyesali tidak mengiyakan tawaran Rudi yang ingin mengantarku ke dalam.

Dari ujung lorong aku melihat sebuah cahaya senter berwarna oranye. Cahaya itu semakin mendekat kearahku dan muncul sosok seorang satpam yang sepertinya sedamg patroli.

“Neng, mau saya antar nggak?” Satpam itu berbicara kepadaku. Ia menghentikan langkahnya tak jauh dari ku.

“Eh, gapapa pak.. Saya bisa sendiri..”

“Udah malem, neng mau kemana?” Tanya satpam itu

“Saya mau ambil barang ketinggalan di depan perpus pak. Sebentar aja” jawabku

“Ya udah bapak antar ya. Udah malem”

Aku terdiam menatap sedikit curiga dengan gerak gerik satpam tersebut. Karena aku rasa aku cukup hafal rupa-rupa satpam kampus ini dan aku tidak familiar dengan bapak itu.

“Gimana, mau saya antar ngga?” Tanyanya sedikit mendesak.

Melihat kondisi kampus yang menyeramkan dikala malam, membuat ku pun mengiyakan tawaran pak satpam dan berjalan bersamanya menuju perpustakaan

***

Sesampainya di selasar perpustakaan, aku bergerak cepat mencari barang ku yang tertinggal. Tak lama buku nya pun ketemu.

Gedung yang Sudah Kosong. Sumber: unsplash

“Nah, ini dia bukunya!” ujar ku senang.

“Yuk pak kita balik” ajak ku kepada pak satpam. Tapi anehnya dia hanya terdiam mematung tak menggubris perkataanku.

Angin kencang kembali berhembus dari arah depan hingga menghantam wajahku. Mata ku kelilipan tak bisa terbuka, buku yang ada ditanganku pun terjatuh ke lantai.

Aku mengucek mataku dan ketika membukanya tak mendapati siapapun disana.

Dengan kebingungan aku pun memanggil pak satpam “pak satpam..pak?”

Aku melihat sekitar tapi tak ada orang. Apa dia pergi tanpa sadar aku belum mengikutinya?

Kemudian aku berjongkok mengambil buku ku yang terjatuh. Aku menoleh ke sebelah kiriku dan mendapati sesuatu hal yang membuat badanku seketika kaku.

Aku melihat sebuah kaki yang teroyak an darah-darah mengalir. Lalat pun berterbangan di sekelilingnya.

Dengan ragu ku angkat kepalaku, ternyata itu sosok pak satpam yang sudah berubah. Pakaian yang semula rapi telah terkoyak di banyak bagian. Ternyat sosok tersebut bukan lah manusia.

“Gimana, masih mau saya antar?”

***

Kalau kalian di posisi Dinar, kira-kira respon kalian bakal gimana Beks? MinBek sih bakal pura-pura pingsan yang lama terus nunggu sampe hantunya hilang hii..
Gitu aja cerita hari ini, see you Beks!

 

Penulis : Yasmin Mumtaz

Editor : Nia Aulia

Leave a Response