Uncategorized

Hari Buruh: Alasan Mengapa Menjadi Hari Libur Nasional

128kali dibaca

Hai Bekasinians!

It’s May Day!

Setiap tanggal 1 Mei dirayakan sebagai Hari Buruh Sedunia. Tapi kamu tau gak sih, kenapa awal bulan Mei ini dirayakan sebagai hari buruh?

Nah, Minbek juga kali ini mau membahas kekepoan kalian terkait hal tersebut. Yuk simak artikelnya!

Awal Mula Hari Buruh dan Sebutan May Day

Hari buruh sedunia lahir dari adanya pergerakan dari serikat buruh di Inggris tahun 1882, mereka menuntut jam kerja yang layak dan hak untuk libur dan beristirahat.

Ilustrasi Bentuk Protes yang Dilayangkan. Sumber: exp1.com

Nah, semangat itu lalu menyebar ke negara-negara lain. Mengingat pada kala itu revolusi industri mulai berkembang. Pabrik-pabrik baru dibuka dan tenaga kerja dieksploitasi. Serikat ikatan pekerja mulai bersatu dan bergerak bersama-sama, sampai pada akhirnya tanggal 1 Mei 1886 Kerusuhan Haymarket Square di Chigago pun terjadi. Sebelum kerusuhan itu terjadi, lebih dari 300.000 pekerja dari 13.000 perusahan memutuskan berhenti. Dari tragedi ini juga banyak yang terbunuh Beks akibat baku hantam dan pelemparan bom, baik dari pekerja maupun polisi yang bertugas.

Sebagai momen bersejarah dalam sejarah kemanusiaan dan dunia pekerja, akhirnya hari ini diperingati setiap tahunnya, Beks! Menurut sumber yang Minbek baca, di abad ke-19 muncul istilah May Day sebagai jargon Hari Buruh Sedunia. Istilah itu berasal dari Bahasa Prancis m’aidez, yang berarti “tolonglah kami”.

Ilustrasi Kerusuhan Haymarket. Sumber: jogja.tribunnews.com

Pendapat Mengenai Kenapa Tanggal 1 Mei Diliburkan

Siapa disini yang senang-senang aja kalau hari libur bertambah di kalender? Kalau kalian senang, sama, Minbek juga suka hahaha! Tapi pernah gak sih kalian berfikir kenapa 1 Mei ini harus diliburkan? Kan biasanya kalau di Indonesia hari libur nasional mencakup perayaan nasional, hari besar keagamaan, dan hari libur kenegaraan kan?

Pas Minbek baca nih dari laman Officeholidays, hari libur ini ditetapkan untuk menghargai tragedi yang sudah terjadi. Selain itu juga, banyak negara memutuskan menjadikan tanggal 1 Mei hari libur karena untuk menghindari kerusuhan secara luas. Jadi apabila ada hal yang tidak diinginkan saat hari demo akan dapat menekan dampak negatif yang terjadi.

***

Nah, itu aja artikel dari Minbek. Semoga bisa menambah insight baru buat kalian ya! Pesan Minbek, walau kalian tidak berprofesi sebagai buruh namun kalian tetap harus peduli isu-isu pekerja yang ada di sekitar kalian karena bagaimanapun secara tidak langsung mungkin kita menikmati hasil pekerjaan mereka!

 

Penulis : Yasmin Mumtaz

Editor : Nia Aulia

Leave a Response