Sejarah

Perkembangan dan Eksistensi Tari Topeng Bekasi

660kali dibaca

Hai Bekasinians!

Kali ini Minbek bakal bawa topik sejarah yang sedikit berbeda, kalau biasanya kita bahas tentang sejarah sebuah tempat kali ini Minbek mau bahas hal lain. Topik hari ini tentang kesenian tradisional dari Kota Bekasi yakni Tari Topeng. Simak terus yaa pembahasannya~

Masuknya Tarian Topeng Ke Bekasi

Cerita awal mula Tari Topeng ada di Bekasi sudah ada sejak lama. Dulu saat awal Belanda masuk ke Batavia (atau sekarang daerah Jakarta), Mataram juga sedang berambisi menguasai pulau Jawa. Saat pertikaian dua pihak berlangsung, Mataram pada akhirnya terpaksa mengakui kekalahannya. Batavia jatuh ke tangan Belanda begitu saja.

Nah, semangat pihak Kerajaan Mataram masih belum pudar pada saat itu, Beks! Sebagai salah satu strategi pengambilan kembali Batavia ke tangan Mataram, mereka melakukan gerilya. Tapi mereka melakukan strategi supaya proses mata-mata itu dengan kreatif, Beks! Kerajaan mencoba memasukkan unsur kesenian di dalamnya supaya prajurit Belanda terkecoh.

Dari situlah berkembang pencak silat, lakon, dan tarian. Pagelaran mulai dilakukan dan lambat laun seni menjadi salah satu media untuk bergelut. Perpaduan antara tiga hal tadi itu Beks yang akhirnya berkembang menjadi Tari Topeng, khususnya di Bekasi.

Tari Topeng sebagai Kesenian Bekasi

Tari topeng mulanya hadir pada hari-hari besar seperti saat perayaan hajat bumi atau maulid nabi. Alat pengiring yang digunakan biasanya merupakan alat musik tradisional seperti gendang atau gong. Biasanya akan ada penabuhan khusus di awal untuk menunjukkan hari pagelaran dilaksanakan, apakah itu hari baik atau hari buruk sesuai nilai huruf Sunda Misal, saat hari Senin gong ditabuh 4 kali, Selasa 3 kali, Rabu 7 kali.

Kian hari pertunjukan seni ini mulai menampilkan lakon masyarakat. Sandiwara seperti Si Jantuk, Kawin Muda, dan Si Pendekar adalah sebagian contoh kisah yang ditayangkan. Akhirnya tari topeng menjadi unsur yang lekat dengan masyarakat biasa. Pagelaran ini bukan lagi milik keluarga kerajaan tapi bisa dinikmati di pembukaan acara, hajatan pernikahan, atau hiburan kecil di malam hari.

***

Walau mirip dan berakar dari kesenian topeng kota lain, kita sebagai generasi penerus harus bangga dan melestarikan Tari Topeng di Kota Bekasi agar identitas kita terjaga selalu. Semoga artikel ini membuka wawasan baru ya bagi kalian!

 

Penulis : Yasmin Mumtaz

Editor : Nilam Baiduri

Leave a Response