InformasiSejarah

Sejarah Mata Uang Rupiah Menjadi Alat Pembayaran di Indonesia

sumber: freeimages.com
115kali dibaca

Halo Bekasinians!

Tepat pada hari ini (05/07) diperingati sebagai Hari Bank Indonesia. Bank Indonesia sendiri merupakan bank sentral yang mengatur dan meregulasi segala transaksi keuangan di Indonesia. Rupiah yang menjadi mata uang di Indonesia, menjadi alat pembayaran bagi masyarakat dalam membeli berbagai kebutuhan sehari-hari. Bank Indonesia sebagai bank sentral memiliki kewenangan untuk mengatur jumlah rupiah yang beredar.

Kalian tahu gak sih, kenapa rupiah bisa jadi alat pembayaran di Indonesia? Bagaimana awal berlakunya rupiah? Simak penjelasan mimin berikut ini ya!

Alat Pembayaran pada Zaman Dulu

Indonesia merupakan negara kepulauan, yang mempunyai cara transaksi yang beragam di setiap daerahnya. Umumnya masyarakat Indonesia menggunakan metode barter atau tukar menukar barang untuk bertransaksi. Beragam barang yang digunakan sebagai alat tukar, seperti kulit kerang, batu permata, gading, telur, garam, beras, binatang ternak, atau benda-benda lainnya. Namun terkadang barter menjadi sebuah masalah karena nilai suatu barang tidak tetap dan cenderung berubah-ubah.

Uang Masa Penjajahan Belanda

Koin emas menjadi transaksi | Sumber: mygoldguine.id

Kedatangan Belanda ke Indonesia, turut serta memperkenalkan mata uang. Pemberlakuan Gulden sebagai alat pembayaran pada masa itu, membuat banyak sekali perubahan. Uang mulai mengubah cara bertransaksi di Indonesia. Belanda memperkenalkan Gulden dalam bentuk kertas dan koin. Diatur oleh VOC sebagai bank sentral, membuatnya memiliki regulasi yang jelas. Namun seiring bangkrutnya VOC membuat Gulden menjadi tidak berlaku di Indonesia.

Masa Awal Kemerdekaan Republik Indonesia

Bangkrutnya VOC menjadi momentum kemerdekaan Indonesia. Tahun 1945, Indonesia mulai mencetak uang dan mendirikan Bank Negara Indonesia sebagai bank sentral. Rupiah pertama kali dicetak pada 3 Oktober 1946. Dengan diedarkannya rupiah, maka uang Gulden tidak berlaku lagi dan harus dikembalikan kepada Bank Negara Indonesia.

Rupiah Diterpa Inflasi

Selama peredarannya, hingga kini Rupiah sudah mengalami beberapa inflasi. Pada tahun 1965-1991, inflasi yang terjadi hingga 600 persen. Tingginya inflasi tersebut membuat bank sentral mengeluarkan kebijakan untuk mengedarkan uang dengan nominal Rp. 5.000 dan Rp. 10.000.

Pada tahun 1998, Indonesia juga diterpa krisis ekonomi yang membuat nilai tukar rupiah turun hingga 80 persen. Hal ini juga bikin presiden Soeharto dipaksa turun dari jabatannya sebagai presiden. Meskipun beberapa kali mengalami inflasi, Rupiah hingga kini masih bertahan sebagai alat pemabayaran yang sah di Indonesia.

Wajah Baru Rupiah

Rupiah yang kalian lihat saat ini, pertama kali diperkenalkan pada tahun 2016. Pertama kali dikeluarkan pada 19 Desember 2016, dari segi tampilan Rupiah mengalami banyak pembaruan. Pembaruan tersebut terihat dari penambahan tulisan ‘Negara Kesatuan Republik Indonesia’, yang menggantikan tulisan Bank Indonesia pada seri sebelumnya.

 

Mata Uang Rupiah | Sumber: Google

Nah, itu tadi sejarah mata uang di Indonesia secara garis besar. Gimana nih Beks kalian udah pada kenal dong dengan Rupiah? Sebagai warga negara Indonesia, tentunya kita harus menggunakan Rupiah sebagai alat pembayaran.

__________________

Penulis: Fajar Ramadhan

Editor: Nilambdr

 

Leave a Response