SejarahSeni dan Musik

Tradisi Ngarak Barong di Bekasi

88kali dibaca

Halo Bekasinians!

Masih dengan suasana lebaran Idul Fitri 1443 H, bekasinians udah pada ngerayain lebaran kemana aja nih? Pada tau gak kalau di Bekasi ada salah satu tradisi yang dirayakan pasca lebaran Idul Fitri lhoo namanya Ngarak Barong.

“Ngarak Barong apaan tuh min?”

Sumber: sanggar seni kusuma

Ngarak Barong merupakan sebuah tradisi peninggalan nenek moyang adat Betawi, dimana masyarakat melakukan arak-arakan atau parade jalanan menggunakan icon sepasang barong yang dihias menggunakan make up karakter seram ataupun menggunakan topeng. Sepasang barong ini berfungsi sebagai penolak bala atau pengawal tradisi ini agar tidak ada gangguan dari manapun.

Tak hanya itu, ada pula sepasang kekasih yang menggunakan pakaian adat Betawi, bersama pasukan Jawara yang membawa kue, buah-buahan dan makanan ringan. Hal ini memiliki makna sebagai simbol rasa syukur masyarakat kepada Tuhan, bahwa di tahun ini masih diberikan kesempatan untuk merayakan lebaran.

Tradisi ini rutin dilakukan setelah hari lebaran ke 1-2 atau pada minggu pertama pasca lebaran. Beberapa waktu lalu, tradisi ini dilakukan di Pondok Melati, Bekasi. Tujuan dari kegiatan parade ini untuk menjalin silaturahmi antar saudara sesama suku Betawi.

Ketika parade, sepasang barong menggunakan pakaian bebas sambil bergerak yang diiringi dengan lantunan musik.

Seiring berkembangnya zaman, tradisi dan kebudayaan di Kota Bekasi sedikit demi sedikit mulai terlupakan. Oleh karena itu, dengan adanya tradisi Ngarak Barong ini menjadi langkah awal dari masyarakat untuk melestarikan budaya agar tidak terlupakan bahkan punah.

Bekasinians, yuk kita lestarikan kembali budaya yang ada di Kota Bekasi. Karena kalau bukan kita yang memulai, siapa lagi?

Sekian artikel tentang tradisi Ngarak Barong, di wilayahmu adakah tradisi yang masih dilaksanakan? Boleh share di kolom komen yaa Bekasinians!

Selamat lebaran & liburan!

Penulis: Nabilah Larazati

Editor: Safira Yusriandi

Leave a Response