info bekasiSejarah

Asal Usul Halal Bi Halal, Warga Duta Kranji Bekasi Punya Tradisi Halal Bi Halal Unik

93kali dibaca

Hai Bekasinians!

Apa kabarnya semoga dalam keadaan sehat selalu yaa. Bagaimana lebaran kamu? sudah ditanya sama om dan tante “kapan lulus” atau “kapan nikah?” Sabar yaa, gak cuma kamu yang ditanya pertanyaan horor setiap tahunnya. Minbek juga kok, dibawa santai aja dapet pertanyaan kayak gini setahun sekali kok hihi~

Ngomong-ngomong soal lebaran, acara yang biasanya dilakukan masyarakat kita setelah ini dikenal dengan halal bi halal. Bekasians pada tau gak asal usul halal bi halal itu dari mana ya?

“Mana saya tau, kok tanya saya”

Eh kirain udah pada tau, yaudah nih Minbek kasih sedikit info asal usul halal bi halal. Cekidot~

Asal usul halal bi halal bermula dari salah satu tokoh bernama KH. Wahab Hasbullah, beliau menjadi penengah dari sebuah konflik tokoh politik yang dipertemukan dalam satu forum untuk melakukan perdamaian. Moment ini dilakukan bertepatan saat lebaran Idul Fitri, sehingga saat ini dijadikan tradisi di masyarakat kita.

Melansir dari kompas.com, salah satu pakar budaya Universitas Airlangga (Unair), Puji Karyanto menambahkan bahwa halal bi halal awalnya hanya tradisi antar keluarga, kerabat, dan masyarakat. Namun seiring berkembangnya zaman, tradisi halal bi halal juga dilakukan oleh instansi perusahaan sehingga menjadi tradisi di Indonesia.

Tak heran tradisi ini juga dilakukan oleh warga Duta Kranji, Bekasi yang memiliki tradisi halal bi halal unik. Masyarakat setempat memiliki tradisi yang sudah dilakukan oleh warga secara turun temurun yakni salam-salaman satu kampung.

Sumber: tribunnews

Selepas solat Ied, seluruh warga berbaris sepanjang ratusan meter dipemukiman setempat untuk melakukan salam-salaman. Tradisi ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi seluruh warga setempat.

Warga juga menilai tradisi ini menjadi cara yang efektif, sehingga gak perlu lagi door to door ke rumah tetangga dan dapat dipastikan tidak ada tetangga yang terlewat untuk bersilaturahmi. Untuk warga yang mau mudik juga bisa menitipkan rumahnya kepada warga setempat.

Nah itu dia tradisi halal bi halal di Duta Kranji, Bekasi. Ditempat bekasinians halal bi halalnya kayak gimana? Banyak juga lho yang melakukannya dengan silaturahim di restaurant atau rumah makan. Yuk cerita di kolom komentar udah halal bi halal sama siapa aja nih?

Penulis: Nabilah Larazati

Editor: Safira Yusriadi

Leave a Response