BeritaInfor KotaInformasi

3 Hal yang Dilakukan Pemkot dalam Mengurangi Pencemaran Udara

159kali dibaca

Di zaman dimana pertumbuhan industri sudah terbilang tinggi tidak bisa dipungkiri polusi udara akan semakin meningkat.

Bekasi merupakan salah satu dari sekian banyak kota metropolitan di Indonesia yang kini menempati ranking Top 10 sebagai kota penyumbang polusi udara terbesar di negeri ini. Hal ini diperkuat dengan nilai indeks polusi udara yang berada di interval 50 – 1000.

Pemerintah Kota Bekasi sangat memahami jika hal ini tidak segera diatasi akan sangat membahayakan bagi kesehatan dan tingkat kecerdasan otak. Oleh karena itu, pemkot melakukan beberapa upaya seperti :

  1. Bekerja sama dengan BPLH Kota Bekasi. Melalui badnini pemkot memiliki program yang bernama Seribu Tanaman. Selain untuk membantu membersihakn uadara yang tercemar, program ini juga berguna untuk memfasilitasi ruang terbuka bagi warga.
  2. Bekerja sama dengan Dinas Perhubungan. Pembangunan infrastruktur sedang gencar-gencar dilakukan yang meberikan efek kemacetan di sejumlah ruas jalan. Dari kemacetan ini menyumbangkan polusi tersebesar yang datang dari buangan gas kendaraan dan debu dari pembangunan yang bertebaran di tanah. Untuk menguranginya, Dishub Kota Bekasi membuat rekayasa lalu lintas untuk megurai kemacetan.
  3. Memasang Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU). Memasang alat ini disejumlah titik berguna untuk mengetahui nilai polusi perharinya. Pemasangan alat ini berada di Jalan Ahmad Yani (meliputi wlayah kantor, perdagangan dan jasa) ; Kantor Kecamatan Medan Satria (meliputi kawasan perumahan) ; Terminal Bekasi (meliputi kawasan transportasi) ; Bantar Gebang (meliputi kawasan industri).

Upaya tersebut merupakan wujud kepedulian pemkot Bekasi terhadap lingkungan. Service to others is the rent you pay for your room here on earth.

Leave a Response